Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Random Photo

Syndicate

Beranda arrow Arsip Berita arrow Tahun 2009 arrow Pengadaan Jas Rp 1,25 Juta, Dekot ‘Sakiti’ Hati Rakyat
Pengadaan Jas Rp 1,25 Juta, Dekot ‘Sakiti’ Hati Rakyat PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Kamis, 04 Juni 2009
SKH MERCUSUAR, Kamis. 4 Juni 2009

Pengadaan Jas Rp 1,25 Juta
Dekot ‘Sakiti’ Hati Rakyat

PALU, MERCUSUAR – Nada kritis atas pengadaan pakaian sipil lengkap (PSL/jas) dan lencana anggota DPRD Kota (Dekot) yang terpilih pada pileg April 2009 lalu terus mengalir. Pengadaan jas dan lencana itu anggaran Rp 105 juta itu dinilai tidak relevan dengan kondisi sosiologis masyarakat Palu saat ini.
    Aktivis Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulteng, Masykur mengatakan tidak ada urgensinya bagi 30 anggota dewan untuk memakai jas Rp 1.250.000/ pasang ditengah masyarakat sedang dililit kemiskinan. Apalagi ditambah dengan pin yang harganya Rp 450 ribu /gram.

   "Dekot sudah menyakiti hati rakyat, karena terpenting bukan pakaian dan lambang, karena rakyat sudah mengetahui mereka itu adalah wakil rakyat. Namun yang penting bagaimana anggota dewan adalah keberpihakan mereka terhadap rakyat, dan mampu mengemban amanat,” kata Masykur.
   Menurut mantan aktivis Untad 1998 ini, dengan lolosnya anggaran ini, mengindikasikan bahwa wakil rakyat yang duduk saat ini tidak peka terhadap kondisi masyarakat yang seharusnya mereka perjuangkan.
   Sebelumnya telah diberitakan, di tahun anggaran (TA) 2009 Sekretariat Dekot mencantumkan program pengadaan pakaian dan atribut bagi anggota dewan yang terpilih pada pinleg dengan total Rp 115,5 juta. KUS

Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 20 Januari 2010 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >