Publikasi Media
| Berita |
| Arsip Berita |
| Tulisan |
Welcome
| Beranda |
| Hubungi Kami |
| Links |
| TENTANG KAMI |
| PUBLIKASI |
| SEARCH |
Kampanye
| Bulletin |
| Buku |
| Poster |
| Kertas Posisi |
Login Form
Random Photo
Beranda
Arsip Berita
Tahun 2009
Kasus Lagarutu 1-2 Terus Disorot
Arsip Berita
Tahun 2009
Kasus Lagarutu 1-2 Terus Disorot | Kasus Lagarutu 1-2 Terus Disorot |
|
|
|
| Ditulis Oleh Ezra | |
| Sabtu, 25 Juli 2009 | |
|
SKH Mercusuar, Kamis, 23 Juli 2009 Kasus Lagarutu 1-2 Terus Disorot Palu, Mercusuar – Sorotan terhadap sinyalemen penyimpangan pelaksanaan proyek peningkatan Jalan Lagarutu 1 dan 2 terus mengalir. Kali ini Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulteng. Sebelumnya, LSM Solidaritas Anti Korupsi (SAKSI) Sulteng, menyoriti proyek yang diisinyalir merugikan Negara (daerah) hingga Rp. 425 juta ini.
Menurut Direktur PBHR Sulteng, Muh Masykur, sinyalemen tidak sesuainya pelaksanaan proyek di Lagarutu 1 dan 2 patut dicurigai ada unsure permainan. “Tidak mungkin Anggaran proyek yang sebelumnya jelas peruntukannya lantas dilapangan berubah, juka tidak melibatkan pihak-pihak terkait didalamnya,” tulis Muh. Masykur dalam releasinya yang dia kirim keredaksi, kemarin (22/7). Selanjutnya menurut direktur PBHR Sulteng sinyalemen penyimpangan proyek ini lebih disebabkan lemahnya pengawasan pelaksanaan proyek. Olehnya peran Walikota juga sangat menentukan guna mengevaluasi kinerja instansi teknis agar kasus seperti ini tidak terulang. “Amat ironis jika kasus-kasus tersebut terus dibiarkan tanpa ada langka kongkrit atas proses penyelesaiannya. Sementara banyak anggaran yang harusnya dialokasihkan bagi pemenuhan hak-hak dasar warga. Namun tidak teralokasihkan hanya karena dikalakan dengan kepentingan proyek pembangunan yang kerap menuai masalah,” tuturnya. Masih menurut Masykur, dalam kasus ini diperlukan sikap tegas aparat penegak hukum untuk mengusutnya. “Ini juga bagian dari misi dan visi untuk mewujudkan good geverment (pemerintahan yang baik),” tukas Masykur. Sekedar diketehui, di APBD 2008 dialokasihkan anggaran untuk peningkatan jalan Lagaratu 1 sebesar Rp. 200 juta, Lagarutu 2 Rp. 225 juta. Namun setelah di-crosscek di lapangan, ternyata jalan yang di kerjakan bukan jalan yang diberi papan nama Jalan Lagaratu 1 dan 2. Melainkan jalan yang melingkar diareal pekuburan yang berdekatan dengan markas Samapta Polda Sulteng. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Energi, dan dan Sumber Daya Mineral (PU-ESDM) Kota Palu, Ir Syarifuddin yang di konfermasi beberapa waktu lalu membantah, proyek tersebut tidak dikerjakan. “proyek itu sudah dikerjakan tahun 2008 lalu, dan dokumen laporannya sudah lengkap,” kata Syarifuddin, sekaligus memanggil pengawas pengerjaan proyek tersebut. Sembari membantah, Kabid Bina Marga segera meninjau lokasi untuk membuktikan bahwa paket ini dikerjakan. Namun ironisnya, jalan yang diperlihatkan ke wartawan tidak memilki papan nama. KUS |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 20 Januari 2010 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Konsultasi Hukum

Jika Anda punya persoalan menyangkut hukum. Silahkan konsultasikan kepada kami. Anda bisa datang langsung ke kantor kami. Konsultasi juga bisa melalui email. Melalui email silahkan klick sini













